Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kromatografi

Kromatografi Lempeng Tipis

PENDAHULUAN 1.1. TUJUAN 1. Untuk memperoleh panjang gelombang maksimum dari setiap noda atau bercak pada lempeng KLT. 2. Untuk memperoleh panjang gelombang optimum dari seluruh noda atau bercak pada lempeng KLT yang akan dianalisis. 1.2. DASAR TEORI Densitometri adalah metode analisis instrumental yang berdasarkan interaksi radio elektromagnetik dengan analit yang merupakan noda pada KLT. Interaksi radiasi elektromagnetik dengan noda pada KLT yang ditentukan adalah absorbsi,transmisi,pantulan (refleksi) pendar fluor atau pemadaman pendar fluor dari radiasi semula. Densitometri lebih di titik beratkan untuk analisis kuantitatif analit-analit dengan kadar yang sangat kecil yang perlu dilakukan pemisahan terlebih dahulu dengan KLT.

KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS SECARA DENSITOMETER TLC SCANNER III

DASAR TEORI   Kromatografi lapis tipis ( Thin Layer Kromatography ) adalah adalah salah satu kualitatif dari suati sample yang akan di deteksi yang akan dideteksi dengan memisahkan komponen- komponen sample berdasarkan kepolaran. Ide penggunaan kromatografi serapan dalam bentuk lapisan tipis di lekatkan pada suatu penyongkong telah di kelengahkan pada tahun 1938. Mula pertama dicoba memisahkan terpen-terpen pada “Cromatostrip” yang di buat dengan melpisi

KCKT II

KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI II  I.  TUJUAN Untuk mengetahui pengaruh kecepatan aliran fase gerak terhadap waktu retensi (t R ) dan memperoleh harga efektivitas kolom.  II.   DASAR TEORI Keuntungan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi adalah :         Waktu analisis baik                    Daya pisahnya baik       Peka,sangat tergantung pada jenis detector dan eluen yang digun             Kolom dapat dipakai kembali          Ideal untuk molekul besar dan kecil            Mudah memperoleh kembali cuplikan       Secara garis besar instrumental pada Kromatografi Cair Kinerja Tinggi adalah :